Kabul, - Polis Afghanistan menyelamatkan seorang wanita yang akan dihukum rejam di sebuah desa terpencil di negeri itu. Wanita itu tadinya akan direjam hingga mati oleh Taliban kerana dituduh curang menduakan suaminya.
Para militan Taliban menjatuhkan hukuman mati tersebut setelah suami wanita itu menuduhnya berselingkuh.
"Ketika polis menyelamatkan dia, dia dikunci di sebuah ruang di tempat yang digunakan sebagai markas Taliban," kata jurucakap polis Wilayah Kunduz, Sayed Sarwar seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (10/12/2013).
Dikatakannya, operasi penyelamatan tersebut dilakukan setelah keluarga wanita itu melapor kepada polis bahawa Taliban akan menghukum mati wanita yang tidak disebutkan identitinya itu.
Insiden ini terjadi di Daerah Dasht-i-Archi, Kunduz. Di wilayah itu, Taliban beroperasi aktif dalam beberapa tahun terakhir setelah digulingkan dari kekuasaan nasional pada tahun 2001.
"Taliban sedang bersiap untuk merejam dia ketika polis tiba di tempat itu. Taliban pun lari dan wanita itu diselamatkan. Dia ketika ini dalam perlindungan polis ," tutur Hussaini.
Enayatullah Khaleeq, jurucakap pemerintah Wilayah Kunduz mengesahkan penyelamatan itu.
"Suaminya bersama Taliban. Dia telah menceraikan isterinya, dan mungkin untuk menjustifikasi ini, dia menuduhnya selingkuh dan ingin dia dibunuh Taliban," tutur Khaleeq. "Kami sedang menyiasat hal ini," imbuhnya.
Para militan Taliban menjatuhkan hukuman mati tersebut setelah suami wanita itu menuduhnya berselingkuh.
"Ketika polis menyelamatkan dia, dia dikunci di sebuah ruang di tempat yang digunakan sebagai markas Taliban," kata jurucakap polis Wilayah Kunduz, Sayed Sarwar seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (10/12/2013).
Dikatakannya, operasi penyelamatan tersebut dilakukan setelah keluarga wanita itu melapor kepada polis bahawa Taliban akan menghukum mati wanita yang tidak disebutkan identitinya itu.
Insiden ini terjadi di Daerah Dasht-i-Archi, Kunduz. Di wilayah itu, Taliban beroperasi aktif dalam beberapa tahun terakhir setelah digulingkan dari kekuasaan nasional pada tahun 2001.
"Taliban sedang bersiap untuk merejam dia ketika polis tiba di tempat itu. Taliban pun lari dan wanita itu diselamatkan. Dia ketika ini dalam perlindungan polis ," tutur Hussaini.
Enayatullah Khaleeq, jurucakap pemerintah Wilayah Kunduz mengesahkan penyelamatan itu.
"Suaminya bersama Taliban. Dia telah menceraikan isterinya, dan mungkin untuk menjustifikasi ini, dia menuduhnya selingkuh dan ingin dia dibunuh Taliban," tutur Khaleeq. "Kami sedang menyiasat hal ini," imbuhnya.

Posting Komentar